Tangerang, (beritasiber.co.id) – BPJS Ketenagakerjaan bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Kota Tangerang menggelar sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja sekolah dan siswa praktik kerja lapangan (PKL) SMK se-Kota Tangerang, Kamis (12/2).
Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tangerang Cikokol Hary Marwoko ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekolah terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial sejak dini, khususnya bagi siswa yang tengah menjalani aktivitas praktik kerja di dunia usaha dan industri yang memiliki potensi risiko kerja.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang memberikan perlindungan biaya perawatan tanpa batas sesuai kebutuhan medis apabila terjadi kecelakaan kerja, serta Jaminan Kematian (JKM) yang memberikan santunan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol, Mohamad Irvan, menekankan bahwa siswa PKL merupakan bagian dari tenaga kerja yang juga memiliki risiko kerja sehingga perlu mendapatkan perlindungan yang layak.
“Siswa PKL meskipun masih dalam tahap belajar tetap menghadapi risiko saat berada di lingkungan kerja. Dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, mereka mendapatkan perlindungan jika terjadi kecelakaan kerja, sehingga orang tua dan pihak sekolah merasa lebih tenang,” ujar Irvan.
Ia menambahkan bahwa perlindungan jaminan sosial bukan hanya bentuk kepatuhan regulasi, tetapi juga investasi keselamatan dan masa depan generasi muda.
“Kami berharap seluruh SMK di Kota Tangerang dapat mendaftarkan siswa PKL dan tenaga kerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan sejak dini akan membangun kesadaran pentingnya jaminan sosial di dunia kerja,” lanjutnya.
Perwakilan KCD Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Kota Tangerang menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan siap kerja.
Sosialisasi ini juga menjadi wadah diskusi antara pihak sekolah dan BPJS Ketenagakerjaan terkait mekanisme pendaftaran, besaran iuran, serta manfaat yang diperoleh peserta.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat semakin meluas, tidak hanya bagi pekerja formal, tetapi juga bagi siswa dan tenaga kerja pendidikan sebagai bagian dari ekosistem ketenagakerjaan yang aman dan berkelanjutan.

