Serang, (beritasiber.co.id) – Ketua DPRD ProvinKetuasi Banten, Fahmi Hakim ikut dilantik menjadi Pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda), dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarda Gerakan Pramuka Banten Masa Bakti 2026–2031 di Aula Pendopo Gubernur KP3B Curug Kota Serang. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional Pramuka, Komjen (Purn) Budi Waseso Kwaran Nasional Budi Waseso.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan diawali dengan prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus Mabida, Kwarda, dan LPK Kwarda Gerakan Pramuka Banten Masa Bakti 2026–2031. Pelantikan dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Banten.

Usai kegiatan Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menegaskan Pramuka memiliki peran penting sebagai ruang kaderisasi kepemimpinan dan pembinaan generasi muda.
“Seluruh pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pengabdian masyarakat,” tegas Fahmi.

Gubernur Banten Andra Soni yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Mabida) Banten menyampaikan Gerakan Pramuka harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa kebangsaan.

“Karena Pramuka sebagai gerakan, ketulusan dan keikhlasan,” ungkap Andra Soni.

Andra Soni mengisahkan pengalamannya saat mengikuti Pramuka Saat duduk di kelas 5 di SDN Gandaria 5 Pagi. Kegiatan-kegiatannya mengajarkan ketulusan dan keikhlasan pada siswa. Program Pramuka bahkan banyak yang implementasinya berkaitan dengan kecintaan terhadap negara

“Saya ingat renungan malamnya. Kegiatan di Pramuka akan selalu diingat,” tambahnya.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen (Purn) Budi Waseso mengatakan, pelantikan yang dilakukan bukan sekedar seremonial belaka. Pertanggungjawaban gerakan ini adalah bentuk pengabdian, ketulusan dan keikhlasan kepada masyarakat.

“Semangatnya adalah pengabdian, satukan niat untuk membangun,” ucapnya.

Budi Waseso menekankan membangun negeri harus melalui sinergitas dan persatuan semua golongan. Gerakan Pramuka adalah pendidikan non formal yang sudah teruji membentuk karakter generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan.

“Pramuka itu mendidik dengan gembira, kreatif dengan inovatf. Tidak boleh menyerah. Pramuka itu tidak boleh berkeluh kesah,” ucap Budi Waseso.

Ia mencontohkan program pemerintah yang implementasinya dapat didukung oleh Pramuka. Antara lain, program ketahanan pangan yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Terakhir, ia berharap Pramuka Kwarda Banten dapat mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten serta mensukseskan Jambore Nasional XII Tahun 2026.

“Kalau dilakukan dengan sebuah gerakan, dampaknya akan terasa. Mendukung ketahanan pangan, swasembada pangan menuju Indonesia kedaulatan pangan,” pungkas Budi Waseso.Ketua DPRD Fahmi Hakim Dilantik Jadi Pengurus Mabida Banten

 

Serang – Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim ikut dilantik menjadi Pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda), dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarda Gerakan Pramuka Banten Masa Bakti 2026–2031 di Aula Pendopo Gubernur KP3B Curug Kota Serang. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional Pramuka, Komjen (Purn) Budi Waseso Kwaran Nasional Budi Waseso.

 

Kegiatan diawali dengan prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus Mabida, Kwarda, dan LPK Kwarda Gerakan Pramuka Banten Masa Bakti 2026–2031. Pelantikan dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Banten.

 

Usai kegiatan Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menegaskan Pramuka memiliki peran penting sebagai ruang kaderisasi kepemimpinan dan pembinaan generasi muda.

“Seluruh pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pengabdian masyarakat,” tegas Fahmi.

 

Gubernur Banten Andra Soni yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Mabida) Banten menyampaikan Gerakan Pramuka harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa kebangsaan.

 

“Karena Pramuka sebagai gerakan, ketulusan dan keikhlasan,” ungkap Andra Soni.

 

Andra Soni mengisahkan pengalamannya saat mengikuti Pramuka Saat duduk di kelas 5 di SDN Gandaria 5 Pagi. Kegiatan-kegiatannya mengajarkan ketulusan dan keikhlasan pada siswa. Program Pramuka bahkan banyak yang implementasinya berkaitan dengan kecintaan terhadap negara

 

“Saya ingat renungan malamnya. Kegiatan di Pramuka akan selalu diingat,” tambahnya.

 

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen (Purn) Budi Waseso mengatakan, pelantikan yang dilakukan bukan sekedar seremonial belaka. Pertanggungjawaban gerakan ini adalah bentuk pengabdian, ketulusan dan keikhlasan kepada masyarakat.

 

“Semangatnya adalah pengabdian, satukan niat untuk membangun,” ucapnya.

 

Budi Waseso menekankan membangun negeri harus melalui sinergitas dan persatuan semua golongan. Gerakan Pramuka adalah pendidikan non formal yang sudah teruji membentuk karakter generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan.

 

“Pramuka itu mendidik dengan gembira, kreatif dengan inovatf. Tidak boleh menyerah. Pramuka itu tidak boleh berkeluh kesah,” ucap Budi Waseso.

 

Ia mencontohkan program pemerintah yang implementasinya dapat didukung oleh Pramuka. Antara lain, program ketahanan pangan yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Terakhir, ia berharap Pramuka Kwarda Banten dapat mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten serta mensukseskan Jambore Nasional XII Tahun 2026.

 

“Kalau dilakukan dengan sebuah gerakan, dampaknya akan terasa. Mendukung ketahanan pangan, swasembada pangan menuju Indonesia kedaulatan pangan,” pungkas Budi Waseso.