(beritasiber.co.id) – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, yang menghubungkan Kampung Pasar Sore dan Kampung Cikalapa secara virtual, sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi kerakyatan, Kamis 13 Agustus 2026.
Pembangunan jembatan merupakan bagian dari pembangunan dan revitalisasi jembatan di berbagai daerah yang dilakukan melalui kolaborasi jajaran TNI dan Polri. Di wilayah Kota dan Kabupaten Serang, tercatat sebanyak delapan jembatan telah dibangun.
Jembatan yang berada di Desa Pabuaran tersebut menjadi jembatan ke-8 yang dibangun dalam program tersebut. Keberadaannya memberikan akses bagi 57 kepala keluarga, yang terdiri atas 27 kepala keluarga di Kampung Pasar Sore dan 30 kepala keluarga di Kampung Cikalapa.
Peresmian jembatan turut dihadiri Wakil Bupati Serang Najib Hamas, Kepala Kepolisian Resor Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kapolres Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria mengatakan pemilihan lokasi pembangunan Jembatan Merah Putih dilakukan berdasarkan hasil observasi tim Polres Serang serta usulan masyarakat.
“Pemilihan titik pembangunan jembatan ini berdasarkan hasil observasi tim Polres dan pengajuan masyarakat yang kemudian kami seleksi berdasarkan tingkat kebutuhan dan prioritas,” katanya.
Yudha mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat akses masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas dan pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput.
“Ini jembatan ke-8 yang kami bangun atas arahan Bapak Presiden Republik Indonesia untuk menunjang aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung tumbuhnya laju ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting bagi masyarakat karena menjadi penghubung utama untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Wakil Bupati Serang Najib Hamas mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Serang.
Ia menilai pembangunan tersebut sangat membantu pemerintah daerah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang memadai.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri atas pembangunan jembatan ini. Tentunya ini sangat membantu Pemerintah Kabupaten Serang dan memberikan manfaat yang berarti bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPD Desa Pabuaran, Bunyamin, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Serang atas pembangunan jembatan tersebut.
Menurut dia, jembatan merupakan fasilitas vital bagi masyarakat karena menjadi akses untuk berbagai kegiatan, mulai dari bekerja, berkebun dan bertani, mengantar anak ke sekolah, hingga mendukung aktivitas perdagangan.
“Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat, baik yang pergi bekerja, ke kebun dan sawah, sekolah, maupun para pedagang yang membutuhkan akses untuk berjualan ke luar daerah,” ujarnya.
Jembatan Merah Putih tersebut memiliki panjang 6 meter dan lebar 1,5 meter. Peresmian dilakukan secara virtual oleh Presiden Prabowo Subianto dan berlangsung serentak bersama peresmian jembatan lainnya di berbagai daerah.
Dalam peresmian tersebut, pembangunan jembatan secara nasional telah mencapai 3.365 unit, yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan tidak hanya memulihkan konektivitas masyarakat, tetapi juga memperlancar mobilitas warga, distribusi barang dan hasil pertanian, serta membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Serang.(*)


