TANGERANG SELATAN, (beritasiber.co.id) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan menggelar kajian spesial bersama pakar neurosains dan pendakwah, dr. Aisah Dahlan, di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Serpong, Rabu (24/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, para tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Tangerang Selatan.

Dalam sambutannya, Benyamin Davnie mengajak masyarakat menjadikan momentum hijrah sebagai sarana untuk memperbaiki diri, baik dari sisi spiritual maupun perilaku sosial. Salah satu yang menjadi perhatian adalah meningkatnya kecerdasan masyarakat dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

“Semoga dengan Tahun Baru Muharram ini masyarakat Tangerang Selatan dapat menjadi lebih baik lagi, terutama dalam mewujudkan target-target kota yang cerdas, modern, dan religius sebagaimana telah dituangkan dalam RPJMD. Kemudian kecerdasan masyarakat dalam penggunaan media sosial juga harus semakin baik dan lebih bijak,” ujarnya.

Menurut Benyamin, semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan atau perubahan secara spiritual, tetapi juga transformasi perilaku menuju kehidupan yang lebih berkualitas. Nilai tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Tangerang Selatan sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius.

Selain menyoroti pentingnya pembangunan karakter masyarakat, Benyamin juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Tangsel telah menyiapkan bantuan biaya pendidikan bagi 5.000 anak untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta maupun pondok pesantren. Program tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, khususnya pada jenjang SMP.

“Pemerintah terus berupaya memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, termasuk melalui bantuan pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri,” katanya.

Tak hanya itu, Pemkot Tangsel juga mengembangkan pendidikan nonformal dan informal melalui skema homeschooling resmi. Program ini memungkinkan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh akses pendidikan dan mendapatkan ijazah yang diakui negara.

“Bagi anak anak dari keluarga kurang mampu atau yang berada di bawah garis kemiskinan, pemerintah tetap memfasilitasi akses pendidikan melalui jalur informal,” tambah Benyamin.

Dalam kesempatan tersebut, Benyamin turut mengajak masyarakat untuk mulai mempersiapkan ibadah haji sejak dini. Menurutnya, masa tunggu haji yang saat ini mencapai sekitar 26 tahun membutuhkan perencanaan yang matang, salah satunya melalui tabungan haji syariah.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas perbankan syariah, termasuk program tabungan haji yang disediakan Bank Syariah Indonesia (BSI), untuk mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci.

“Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati 1 Muharram, dan Alhamdulillah dr. Aisah Dahlan dapat hadir untuk memberikan tausiah mengenai neurosains, sebuah topik yang jarang kita dengar,” ungkapnya.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, Pemkot Tangsel berharap masyarakat semakin memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas diri, serta lebih siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik dari aspek spiritual maupun sosial.