
Pagar Alam, (beritasiber.co.id) – Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Tim Kewaspadaan Dini. Rapat ini bertujuan menyusun rencana kerja strategis dan pemantapan program Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Pagar Alam untuk periode 2025–2029. Di ruang rapat lantai 1 badan Kesbangpol Kota Pagar Alam.Senin (28/07/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan stakeholder terkait, antara lain Pabung Pagar Alam Mayor Inf Edi Priyanto, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pagar Alam beserta staf, Kaposda BINDA Pagar Alam, Dansub Satgas Intel Kodim 0405/Lahat, Sat Intelkam Polres Pagar Alam, serta calon anggota FKDM Kota Pagar Alam.
Dalam forum ini, para peserta membahas berbagai isu strategis terkait ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) di wilayah, serta menyusun mekanisme pelaporan, penguatan koordinasi antarinstansi, hingga kebutuhan anggaran operasional FKDM.
Mayor Inf Edi Priyanto menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, FKDM adalah barisan terdepan dalam menjaga ketahanan sosial dan menjadi mitra strategis aparat keamanan.
Lebih lanjut, forum menyoroti perlunya memperkuat sistem pelaporan berbasis teknologi dan pemanfaatan media sosial dalam mendeteksi isu-isu sensitif seperti SARA dan persaingan usaha yang tidak sehat.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Pagar Alam, Nyayu Dwi Lusiana, ST, M.Si melalui Pelaksana Teknis Kegiatan Hendra Marta, SE, M.Si dalam keterangannya menegaskan bahwa hasil rapat akan menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Aksi FKDM Kota dan Kecamatan, serta mendukung program nasional di daerah terkait deteksi dini dan cegah dini terhadap Ancaman, Tantangan, Hambatan, Gangguan (ATHG) di Kota Pagar Alam guna terwujudnya stabilitas daerah.
Dengan komitmen bersama dan kolaborasi yang solid, diharapkan keberadaan FKDM bukan hanya bersifat administratif, tetapi menjadi kekuatan nyata dalam menjaga kondusifitas Kota Pagar Alam.(Elp)


