Jakarta, (beritasiber.co.id) – PT Jasa Raharja (Persero) menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia melalui rangkaian kegiatan karnaval dan lomba rakyat di
sejumlah wilayah di DKI Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya
memperkuat kedekatan dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan melalui
pendekatan yang ringan dan partisipatif akan pentingnya keselamatan berlalu lintas
serta kepatuhan dalam memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan
SWDKLLJ.
Rangkaian kegiatan dimulai 15-24 Agustus yang dilaksanakan di berbagai kelurahan,
antara lain di Pegangsaan Dua, Srengseng Sawah, Johar Baru, Kembangan Selatan,
Kemanggisan, Utan Kayu Selatan, Cipinang Melayu, Petukangan Utara, Kebon Jeruk,
dan Jatinegara Kaum. Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Jatinegara Kaum,
Jakarta Timur pada Sabtu (15/8/2026).
Jasa Raharja turut berpartisipasi dalam kegiatan pembukaan tersebut bersama jajaran
Kelurahan Jatinegara Kaum, termasuk dalam pelepasan peserta karnaval. Menurut
Awaluddin, peringatan HUT RI merupakan momentum untuk memperkuat
kebersamaan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan
merupakan tanggung jawab bersama.
“Bagi Jasa Raharja, inilah kesempatan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat
sekaligus menyampaikan bahwa keselamatan di jalan adalah bagian dari kehidupan
sehari-hari. Kemerdekaan juga berarti setiap orang memiliki ruang untuk bergerak
dengan aman, tertib, dan saling menjaga,” tambah Awaluddin.
Lebih lanjut, Awaluddin menyampaikan bahwa Jasfren panggilan Jasa Raharja
kepada para sahabatnya, yaitu masyarkat yang memiliki peran penting dalam
mewujudkan keselamatan transportasi. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui tiga
pilar utama, yaitu Road Safety, Empowerment, dan Network. Ketiganya menjadi
fondasi dalam membangun kesadaran keselamatan, memberdayakan masyarakat
untuk berperan aktif, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam
menciptakan ekosistem transportasi yang aman, tertib dan berkelanjutan.
Selain karnaval dan lomba rakyat, Jasa Raharja juga menyelenggarakan sosialisasi
melalui kuis interaktif dan edukasi ringan yang tidak hanya mengangkat aspek
keselamatan berlalu lintas, tetapi juga pentingnya tertib administrasi kendaraan
bermotor dan kepatuhan dalam pembayaran SWDKLLJ. Pemahaman tersebut
penting untuk terus dibangun di tengah masyarakat, mengingat kepatuhan dalam memenuhi kewajiban turut mendukung keberlangsungan program perlindungan dasar
bagi korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan.
Dengan total sekitar 3.250 peserta yang akan terlibat di seluruh titik penyelenggaraan
dan berasal dari berbagai lapisan usia, rangkaian ini diharapkan menjadi sarana
edukasi yang lebih luas dan relevan. Melalui pendekatan yang interaktif, edukatif, dan
menyenangkan, Jasa Raharja mendorong masyarakat untuk tidak hanya semakin
sadar akan pentingnya keselamatan, tetapi juga tertib dalam administrasi kendaraan
serta memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga keberlanjutan
perlindungan bagi sesama.
Program ini merupakan bentuk nyata TJSL berdampak yang tidak hanya memberikan
manfaat sesaat, tetapi juga menciptakan sustainable value bagi masyarakat dan
lingkungan. Melalui penguatan tertib administrasi, kepatuhan terhadap pembayaran
pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ, serta edukasi keselamatan transportasi,
Jasa Raharja mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan. Dengan demikian,
TJSL tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi turut membangun kesadaran,
kepatuhan dan budaya keselamatan yang memberikan nilai jangka panjang bagi
masyarakat.
Hal tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan
Republik Indonesia yang mengusung tema “Kita Indonesia, Bergerak Aman dengan
Harapan”. Melalui rangkaian inisiatif di berbagai wilayah, Jasa Raharja memperkuat
keterlibatan masyarakat dalam membangun budaya tertib, patuh dan berkeselamatan,
sekaligus menegaskan komitmen untuk hadir lebih dekat melalui edukasi, kolaborasi,
dan pelayanan yang memberikan dampak nyata serta berkelanjutan.


