Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda, Mahasiswa KKM 43 Universitas Bina Bangsa Tahun 2026 secara konsisten menyelenggarakan program Taman Pendidikan Anak (TPA) yang dilaksanakan setiap hari Kami selama masa pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), mulai dari awal hingga berakhirnya kegiatan KKM di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program ini menjadi salah satu kegiatan unggulan KKM 43 yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Setiap pekan, anak-anak Desa Sukamaju mengikuti kegiatan belajar dengan penuh semangat dan antusias. Suasana belajar dikemas secara menyenangkan sehingga anak-anak dapat memperoleh ilmu pengetahuan sekaligus membangun karakter yang positif.

Melalui Taman Pendidikan Anak, mahasiswa KKM 43 memberikan pendampingan belajar dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan agama,matematika, hingga bahasa Indonesia. Selain itu, anak-anak juga diajak untuk belajar mengenai kedisiplinan, sopan santun, kerja sama, serta pentingnya saling menghormati sesama.

Kegiatan ini dipandu secara langsung oleh Kak Bilqis dan Kak Ainun sebagai penanggung jawab utama program, dengan dukungan penuh dari seluruh anggota KKM 43 Universitas Bina Bangsa. Seluruh mahasiswa bergotong royong mendampingi anak-anak selama proses belajar, menciptakan suasana yang hangat, interaktif, dan penuh keceriaan.

Setiap pertemuan diisi dengan berbagai metode pembelajaran yang menarik, seperti belajar sambil bermain, membaca Al-Qur’an dan doa-doa harian, latihan berhitung, membaca, menulis, kuis edukatif, hingga permainan yang melatih kerja sama dan rasa percaya diri. Pendekatan tersebut membuat anak-anak semakin aktif mengikuti kegiatan dan tidak merasa bosan selama proses belajar berlangsung.

Melihat antusiasme peserta yang terus meningkat dari minggu ke minggu, Taman Pendidikan Anak menjadi salah satu program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Sukamaju. Orang tua merasa terbantu karena anak-anak memperoleh tambahan ilmu pengetahuan di luar jam sekolah, sekaligus memiliki kegiatan yang bermanfaat selama berada di lingkungan desa.

Ketua KKM 43 Universitas Bina Bangsa menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa.

“Kami berharap Taman Pendidikan Anak tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, membangun rasa percaya diri, serta menanamkan nilai-nilai agama dan karakter sejak usia dini. Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan, sehingga kami ingin memberikan pengalaman belajar yang berkesan dan bermanfaat bagi seluruh peserta.”

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM 43 Universitas Bina Bangsa, Lastarida Sinaga, S.T., M.T., turut memberikan apresiasi terhadap konsistensi mahasiswa dalam melaksanakan program pendidikan tersebut. Menurut beliau, kegiatan yang dilaksanakan secara rutin menunjukkan komitmen mahasiswa dalam memberikan manfaat yang berkelanjutan kepada masyarakat.

Program Taman Pendidikan Anak menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Melalui pendampingan belajar yang rutin dan berkesinambungan, mahasiswa KKM 43 berharap dapat menumbuhkan semangat belajar, membentuk karakter yang baik, serta meningkatkan kemampuan akademik anak-anak Desa Sukamaju.

Di akhir masa KKM, program ini meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak maupun masyarakat. Kehangatan, kebersamaan, dan semangat belajar yang telah terbangun diharapkan dapat terus berlanjut serta menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung pendidikan anak sebagai generasi penerus bangsa.