Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Nasir Syamaun saat memberikan penjelasan pada
kegiatan Chief de Mission (SdM) di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Jumat (13/9/2024).
(Foto: Kominfo Aceh)
Banda Aceh, 13 September 2024 – Provinsi Aceh yang menjadi tuan rumah bersama Sumatra Utara
dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024, menjamu tamu dengan kearifan lokalnya. Dengan
mengedepankan semangat Peumulia Jamee Adat Geutanyoe, sebuah tradisi Aceh dalam
memuliakan tamu, Aceh terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh atlet dan
ofisial yang datang.
Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Azwardi pun mengingatkan kepada seluruh pengurus PB.PON XXI
Aceh agar terus bekerja maksimal dan menjaga layanan terbaik. “Tetap harus memprioritaskan
pelayanan untuk para kontingen. Layanan kesehatan, transportasi, akomodasi, hingga konsumsi
harus dipastikan berjalan lancar, dengan kualitas layanan platinum,” tegasnya, Jumat (13/9/2024)
di Banda Aceh.

Sejumlah atlet dan ofisial dari Kalimantan Timur berswafoto di atas menara masjid Raya
Baiturrahman yang berada di pusat kota Banda Aceh, Aceh, Jumat (13/9/2024). Selama perhelatan
PON XXI Aceh Sumut 2024, Masjid Raya Baiturrahman menjadi salah satu lokasi objek wisata religi
yang sering dikunjungi atlet dan ofisial PON dari berbagai daerah. ANTARA FOTO/Syifa
Yulinnas/aww.
Azwardi menambahkan bahwa konsep Peumulia Jamee Adat Geutanyoe, yakni adat memuliakan
tamu, harus tercermin dalam setiap aspek pelayanan yang diberikan. “Kita tidak hanya ingin
mengejar prestasi dalam olahraga, tapi juga ingin membangun silaturahmi dengan saudara-saudara
se-Nusantara. Aceh harus meninggalkan kesan terbaik di hati setiap tamu yang datang,”
tambahnya.
Menanggapi permintaan Sekda, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Nasir Syamaun, yang juga
menjabat sebagai Sekretaris Umum PB.PON XXI Wilayah Aceh, menegaskan jika bagian transportasi
telah diarahkan untuk memberikan prioritas kepada kontingen, khususnya yang ingin berkunjung ke
Kota Wisata Sabang. Selain itu, atlet-atlet selam yang akan bertanding di Sabang juga mendapatkan
perhatian khusus.
“Kami memprioritaskan seluruh kendaraan yang berstiker PON XXI, termasuk untuk penyeberangan
ke Sabang. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan
kepada para tamu dari berbagai daerah yang datang ke Aceh,” kata Nasir,
Selain Sabang sebagai salah satu destinasi wisata, Aceh juga memiliki beberapa venue pertandingan
penting di PON XXI 2024 yang menjadi daya tarik bagi para kontingen dan pengunjung.
Pada kesempatan tersebut, Nasir juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Chef de
Mission (CdM) dari berbagai kontingen yang telah memberikan masukan konstruktif selama
pelaksanaan PON XXI 2024.
Menurutnya, koreksi yang disampaikan menunjukkan semangat positif untuk meningkatkan
kualitas pelayanan.
“Kami menerima masukan dan koreksi dengan lapang dada, karena itu bagian dari upaya kami
untuk terus memperbaiki diri. Dari 12 koreksi di hari pertama, kemudian turun menjadi 6 dan
akhirnya hanya ada 3 koreksi pada hari ini. Bahkan 2 di antaranya berupa apresiasi yang sangat
kami hargai,” ujarnya.
Salah satu apresiasi datang dari CdM Banten, Koswara yang meminta agar kontingen yang ingin
berwisata ke Sabang diprioritaskan untuk penyeberangan. “Kami sangat mengapresiasi PB PON XXI
Aceh. Kami merasa diperlakukan dengan sangat baik dan bahkan sudah memberikan dua jempol
serta lima bintang untuk pelayanan yang kami terima,” kata Koswara.
Sementara CdM Sulawesi Utara, Muhammad Idham, memberikan pujian kepada PB PON XXI Aceh,
terutama terkait layanan transportasi, konsumsi, dan kesehatan. “Alhamdulillah, pelayanan di Aceh
sudah sangat baik. Masalah konsumsi hanya terjadi kesalahpahaman kecil, namun sudah
terselesaikan dengan baik. Kami sangat mengapresiasi reaksi cepat dari panitia,” ujar Idham.
Sementara terkait keluhan dari CdM Maluku mengenai kekurangan kamar untuk atlet Tarung
Derajat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husein, yang juga
menjabat sebagai Ketua Bidang Akomodasi, langsung meresponsnya dengan berjanji untuk
menambah jumlah kamar agar memenuhi kebutuhan atlet dari Maluku.
“Kami akan segera menambah kamar untuk atlet Tarung Derajat wanita dari Maluku agar
kenyamanan mereka tetap terjaga. Kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi
semua kontingen,” ungkap Akmil.
Selain itu, PT POS dan JNE sebagai mitra juga berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan
PON XXI dengan memberikan layanan jemput bola di penginapan para kontingen. Ini akan
memudahkan pengiriman barang atau paket bagi atlet yang ingin mengirimkan suvenir atau
keperluan lainnya ke provinsi asal.
Dengan komitmen penuh dari PB.PON XXI Aceh dan semua pihak terkait, perhelatan pesta olahraga
terbesar tanah air di Aceh ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi
momen mempererat persaudaraan dan kebanggaan nasional. Pelayanan yang baik mulai dari
transportasi, akomodasi, kesehatan, hingga konsumsi, membuktikan bahwa Aceh siap menjadi tuan
rumah yang baik dan menjaga nama baik daerah.
Melalui PON XXI Aceh-Sumut 2024, Aceh tidak hanya mencetak prestasi olahraga, tetapi juga
menunjukkan kehangatan, keramahan, dan profesionalitas dalam menyambut tamu-tamu dari
berbagai penjuru Indonesia. (IMA/Infopublik/TR/Elvira Inda Sari).


