Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak, Mahasiswa KKM 43 Universitas Bina Bangsa Tahun 2026 menyelenggarakan Seminar Edukasi Anti-Bullying bertema “Peran Keluarga dan Sekolah dalam Pencegahan Bullying pada Anak” di SDN Cilayang 3, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik, guru, dan orang tua mengenai bentuk-bentuk bullying, dampaknya terhadap perkembangan anak, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan melalui kolaborasi antara keluarga dan sekolah. Melalui seminar ini, mahasiswa KKM 43 berharap dapat menumbuhkan budaya saling menghargai, empati, dan kepedulian di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaian materinya, mahasiswa menjelaskan bahwa bullying bukan hanya tindakan kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, intimidasi, pengucilan, maupun perundungan melalui media digital. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh pihak untuk membangun karakter anak yang saling menghormati dan berani melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.

Pihak sekolah menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini dan menilai bahwa edukasi mengenai pencegahan bullying sangat penting diberikan sejak usia sekolah dasar. Menurut pihak sekolah, kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan orang tua merupakan langkah positif dalam membentuk lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Ketua KKM 43 Universitas Bina Bangsa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu sosial yang masih banyak dijumpai di lingkungan pendidikan.

“Melalui seminar ini, kami berharap peserta didik memahami pentingnya saling menghargai dan tidak melakukan tindakan bullying dalam bentuk apa pun. Pencegahan bullying tidak dapat dilakukan oleh sekolah saja, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga, guru, dan lingkungan sekitar agar anak dapat tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan memiliki karakter yang baik.”

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM 43, Lastarida Sinaga, S.T., M.T., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Menurut beliau, pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Seminar ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab antara peserta didik, guru, serta mahasiswa KKM 43. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa edukasi mengenai pencegahan bullying merupakan kebutuhan penting yang diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, KKM 43 Universitas Bina Bangsa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying, sehingga setiap anak dapat belajar, bermain, dan berkembang dalam suasana yang aman, nyaman, serta penuh rasa saling menghormati.